Rabu, 13 Juni 2012

Jilbab dalam kacamata Kesehatan

Berjilbab adalah kain yang digunakan untuk menutup aurat dan menjulur hingga menutupi dada.Berjilbab bagi wanita muslim adalah suatu kewajiban yang tidak bisa ditawar-tawar lagi.Yang namanya wajib berarti tidak ada alasan untuk meninggalkannya, jika tidak dilaksanakan maka hukumnya adalah berdosa.Setuju gak sahabat...??  Yang setuju angkat jempolnya dunkz..:)
Kewajiban seorang muslimah untuk berjilbab tertuang dalam firman Allah :

Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(Al-Ahzab : 59). 

Menurut penilaian kaum adam,perempuan berjilbab itu sungguh cantik,sopan,anggun dan mempesona.Jadi,jangan takut untuk berjilbab karena alasan susah dapat jodoh,kurang menarik,kuper,itu mah udah kagak jaman.Di buang jauh-jauh pemikiran seperti itu karena menyesatkan.

Nah,dibalik kewajiban berjilbab itu,ternyata jilbab mempunyai manfaat yang besar bagi kesehatan.Mau tau apa aja manfaatnya.?? Yuck kita simak bareng-bareng.

Wanita cenderung lebih besar risikonya dibanding pria untuk terkena skin cancer (kanker kulit) jika terlalu sering terkena pancaran sinar matahari yang banyak mengandung sinar UV (pada pukul 09.00-16.00). Dengan menutup aurat menggunakan jilbab/kerudung maka kulit dan rambut kita akan terjaga dan kemungkinan terkena kanker itu menjadi lebih kecil.Sahabat tau nggak kalo ternyata baju yang kita pakai itu mengandung SPF hampir sama dengan sunblock/sunscren.

Ada beberapa  manfaat berjilbab diantaranya :
  
Mencegah dari penyakit kulit .
Banyaknya penyakit kulit di sebabkan oleh sinar matahari yang secara langsung terkena kulit terutama sinar UV. Apa lagi pada saat ini telah banyaknya lapisan ozon yang berkurang mengakibatkan semakin banyaknya sinar UV yang masuk ke bumi. Lapisan ozon berfungsi menyerap semua sinar bergelombang pendek agar tidak mengenai bumi.

Sinar UV adalah sinar tak nampak yang merupakan bagian dari energi yang dipancarkan matahari. Sinar ini memiliki 3 panjang gelombang yang berbeda, yaitu; A,B,C. Panjang gelombang A berkisar 315-400 nm, gelombang jenis A menyebabkan kulit terbakar  setelah terkena sinar matahari dalam waktu yang lama. Panjang gelombang jenis B berkisar antara 280-315 nm, gelombang jenis B menyebabkan kanker kulit setelah terkena sinar matahari beberapa tahun. Panjang gelombang C berkisar 150-280 nm, sinar jenis C adalah gelombang sinar yang paling berbahaya dan mematikan. Sinar UV jenis C biasa di gunakan dalam sterilisasi karena kemapuannya membunuh bakteri dan virus.Sinar A dan B menyebabkan kanker kulit bagi manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Sinar A menembus kulit lebih dalam dari pada B, akan tetapi daya rusaknya lebih rendah. Sinar A merusak sebagian sel yang di kemudian hari menyebabkan kanker kulit. Sinar B menyebabkan kanker kulit secara langsung, karena daya rusaknya lebih besar dari A, terutama bagi mereka yang terlalu sering terkena sinar matahari secara langsung.

Jilbab mencegah kontak lansung antara kulit dan cahaya matahari sehingga kulit terlindung dari bahaya terkena matahari secara langsung. Secara ilmiah terbukti bahhwa terkena sinar matahari secara langsung dapat menyebabkan berbagai macam penyakit kulit yang berbahaya bagi manusia diantanya : terbakar karena sinar matahari,peradangan kulit luar karena matahari,gatal-gatal karena matahari,kulit sensitif terhadap matahari,dan kanker kulit

Mencegah penuaan dini.
Sinar matahari yang tampak (visible light,400-800 nm) tidak menimbulkan kerusakan, tapi di sebelahnya terdapat sinar infra merah (infra red=IR,1300-1700 nm) yang 40% bagiannya mencapai bumi dan berpengaruh terhadap proses photo aging (penuaan yang disebabkan sinar matahari). Pengaruh sinar matahari menahun/kronik juga dapat menyebabkan kerusakan kulit akibat efek fotobiologik sinar UV yang menghasilakn radikal bebas, akan menimbulkan kerusakan protein dan asam amino yang merupakan struktur utama kalogen dan elastis, kerusakan pembuluh darah kulit dan menimbulkan kelainan pigmentasi kulit. Usia secara berangsur-angsur akan menurunkan derajat kecantikan seorang wanita. Usia menyebabkan penumpukan pigmen di kulit tidak terdistribusi secara merata dan menyeluruh, melainkan timbul bercak-bercak. Semakin tinggi usia semakin cepat terjadinya akumulasi sel-sel mati di lapisan epidermis. Sehingga mengakibatkan perubahan pada kelenturan dan tekstur kulit yang mengakibatkan kekeringan, kekakuan, dan keriput-keriput di kulit Semua proses penuaan di atas dapat di percepat pada kulit yang sering terkena matahari secara langsung, termasuk polusi kiamiawi dalam atmosfer. Dengan berjilbab dapat mencegah penuaan secara dini karena melindungi kulit kita dari cahaya matahari, angin, polusi udara secara langsung.


Dan satu hal lagi yang perlu kita ketahui sahabat, berjilbab itu tidak membuat kita akan kekurangan sinar matahari dalam pembentukan vitamin D,karena ahli medis mengatakan bahwa yang membutuhkan sinar matahari dalam pembentukan vitamin D hanyalah tangan dan wajah saja.

Subhanallah ya,ternyata luar biasa manfaat jilbab itu sahabat.
Sungguh Allah Maha Tahu apa yang kita butuhkan dan apa yang terbaik untuk hambaNya.

Nah,,buat sahabat yang belum berjilbab,yuck sama-sama belajar untuk berjilbab dan memenuhi kewajibab kita sebagai seorang muslimah.Buat sahabat yang udah berjilbab,istiqomahlah dengan jilbab mu.

Allahu'alam.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar