Rabu, 18 Januari 2012

GERIMIS

Aku termenung sendiri di meja belajar yang menghadap ke jendela kaca.Dari jendela itu aku langsung bisa memantau keadaan di luar.Tapi mereka yang di luar tidak bisa melihatku.Kutatap langit yang begitu murung.Langit yang keliatan sedih.Tidak lama waktu berselang,Ada butiran-butiran air yang jatuh dari langit.Hujan gerimis mengguyur kota mataram.

"Gerimis-gerimis romantis"....
Julukan yang ku berikan ketika hujan gerimis turun.
Tapi tidak untuk hari ini.Mungkin lebih pas kalo "Hujan gerimis,hatiku pun iKut gerimis".
Ada yang berbeda denganku sore ini.Lebih sering ngelamun dan murung.Pikiranku melayang ke daerah seberang  nun jauh disana.Ke tempat dimana orang tuaku berada,di tanah kelahiranku.
Kuraih selembar foto ukuran 3R yang selalu ku selipkan di jurnalku.Foto yang ku bawa ketika petama kali ku menginjakkan kaki di kota ini.Di foto itu,ada gambar orang-orang yang ku sayangi.Ibuku,Bapakku,Kakakku dan bibi-bibiku.Mereka nampak bahagia.Foto dokumentasi wisuda kakakku.
Iya,mereka sedang tersenyum bahagia.Hatiku gerimis.
Tak terasa,ada bulir bening yang mengalir di pipiku.Aku kangen mereka.
Aku kangen senyum Ibuku,candaannya,ceritanya,belaiannya.Aku kangen semua tentang Ibu.
Bapakku,aku kangen pelukan bapakku ketika aku baru nyampe rumah pas libur kuliah.
Kakakku,aku kanget cerewetnya ketika cerita tentang murid-muridnya dan rekan-rekan gurunya.
Ah,,aKu sangat kangen.
Aku semakin tak dapat menahan isak tangisku.Dadaku sesak,,
Hati tak lagi gerimis,tapi air mataku semakin deras.
Tak ada yang dapat kulakukan untuk mereka disaat ini,hanya do'a yang bisa ku kirimkan untuk mereka keluargaku.
Rabbi...
Kutitipkan keluargaku,lindungi mereka dengan caraMu dari segala sesuatu yang buruk...
Limpahkan rezki dan karuniaMu kepada meraka,,
Berikanlah mereka kesehatan,
Jauhkan mereka dari segala macam penyakit,termasuk penyakit hati ya Rabb..
Berilah kami umur yang panjang,,
Bimbing kami menuju jalan Ridho-Mu...
Jauhkan kami dari siksa api nerakaMu..
Wahai Dzat yang Maha membolak-balikkan hati...
Teguhkanlah hati kami di atas agamaMu.
dan Ingatkan kami untuk selalu istiqomah di jalanMu...
Amiiin..



Senin, 09 Januari 2012

ALLAH MEMBERIKAN DI SAAT KITA BUTUHKAN,BUKAN DI SAAT KITA INGINKAN...


Subuh yang bgitu dingin.
Semilir angin menembus hangatnya selimut yang membungkus tubuhku yang sedang terlelap dalam tidur dan terbuai dalam mimpi.Aku terbangun dengan isak tangisku.Aku menangis karena telpon dari Ibu yang mengabarkan Bapakku telah dipanggil Ilahi.Innalillahiwainnailaihirojiun...
Sejenak aku tersadar,Astagfirullah ternyata hanya mimpi.Segera ku menuju tempat wudhu dan shalat subuh.

**
Hari sudah mulai pagi.Kuraih HP dan ku langsung tertuju pada contact di phonebook.Ku cari contact yang kuberi nama Bunda-Q.Tak lama kemudian,seorang wanita diseberang sana yang menjawabnya.Suara yang familiarku dengar,suara seorang yang sangat aku cintai.Dialah Ibuku...

Aku:"Assalamu'alaikum,Bu..."
Ibu: " Wa'alaikumsalam,ada apa Nak? Tumben pagi-pagi sekali nelpon."
Aku: "Mana Bapak,gimana keadaan beliau,sehatkah..?"
Ibu : "Alhamdulillah Bapak sehat dan barusan beliau ke sawah.Ada apa Nak,kamu dengar kabar baik atau kamu mimpi? "

Tebakan Ibu tidak meleset dan aku mulai menceritakan mimpiku.Beliau menanggapi ceritaku.
"Jangan terlalu dipikirkan dan jangan selalu mengartikan jelek karena nggak selamanya buruk.Ibu rasa itu petunjuk dari Allah agar kamu menelpon ke rumah karena Bapak punya kabar baik buat kamu ".Kurang lebih begitu nasehat Ibu.
"Iya kah Bu..,kabar baik apakah?" Aku di buat penasaran.
Ibu menceritakannya.Aku yang dengan setia mendengar cerita Ibu langsung tersontak gembira sambil bertasbih memuji Rabbul Izzati dengan mata yang berkaca-kaca.

Subhanallah,do'aku terijabah.Do'a yang selalu kulontarkan di peghujung malam dan di akhir sholat dhuha ku.Terima kasih ya Rabbi.Sudah lama aku memohon,tapi baru sekarang terijabah.
Sungguh Allah Maha Tahu apa yang kita butuhkan,bukan apa yang kita inginkan.
Terijabahnya do'aku bersamaan dengan ditetapkan amanah untuk ku.Sungguh betapa sayangnya Allah kepada hambanya dan begitu indah rencana Allah untukku.
ALLAHU AKBAR...

***
So,mari Ukhti wa akhi,...
kita tetap berhusnudzon (berprasangka baik) kepada Allah,Jangan pernah putus asa dalam berdoa dan memohon kepadaNYA.Allah punya alasan mengapa do'a yang kita panjatkan belum terijabah karena Allah Maha Tahu apa yang kita butuhkan.
Sejatinya Allah memberikan disaat kita butuhkan bukan disaat kita inginkan dan Sungguh rencana Allah begitu indah untuk kita. ^^

Wallahu'alam.

"TAK INGIN MENDUA"


Aku ingin tetap dalam kondisi hati yang sepeRti ini..
Kondisi dimana hati sedang jatuh cinta..
Yaa,,Aq ingin tetap jatuh cinta seperti ini...
Untuk cinta yang abadi,,
Cinta yang hakiki,,
Surat cinta dari Mu,aku slaLu menyempatkan  waKtu untuk membaCannya,,
bahKan Q ingin bisa untuk menghafalnya.
Ayat-ayat itu melapangkan hati yg sempit,menyejukkan jiwa yang kering dan dahaga...
Ayat-ayat cinta Mu menorehkan rasa cinta yang mendalam.


Aku berharap hati tidak akan pernah mendua..
Menjaganya hanya teruntuk Sang Pemilik Hati.
Janganlah Engkau palingkan hati ku dari-Mu Ya Rabb ku setelah Engkau memberiku Hidayah....