"Gerimis-gerimis romantis"....
Julukan yang ku berikan ketika hujan gerimis turun.
Tapi tidak untuk hari ini.Mungkin lebih pas kalo "Hujan gerimis,hatiku pun iKut gerimis".
Ada yang berbeda denganku sore ini.Lebih sering ngelamun dan murung.Pikiranku melayang ke daerah seberang nun jauh disana.Ke tempat dimana orang tuaku berada,di tanah kelahiranku.
Kuraih selembar foto ukuran 3R yang selalu ku selipkan di jurnalku.Foto yang ku bawa ketika petama kali ku menginjakkan kaki di kota ini.Di foto itu,ada gambar orang-orang yang ku sayangi.Ibuku,Bapakku,Kakakku dan bibi-bibiku.Mereka nampak bahagia.Foto dokumentasi wisuda kakakku.
Iya,mereka sedang tersenyum bahagia.Hatiku gerimis.
Tak terasa,ada bulir bening yang mengalir di pipiku.Aku kangen mereka.
Aku kangen senyum Ibuku,candaannya,ceritanya,belaiannya.Aku kangen semua tentang Ibu.
Bapakku,aku kangen pelukan bapakku ketika aku baru nyampe rumah pas libur kuliah.
Kakakku,aku kanget cerewetnya ketika cerita tentang murid-muridnya dan rekan-rekan gurunya.
Ah,,aKu sangat kangen.
Aku semakin tak dapat menahan isak tangisku.Dadaku sesak,,
Hati tak lagi gerimis,tapi air mataku semakin deras.
Tak ada yang dapat kulakukan untuk mereka disaat ini,hanya do'a yang bisa ku kirimkan untuk mereka keluargaku.
Rabbi...
Kutitipkan keluargaku,lindungi mereka dengan caraMu dari segala sesuatu yang buruk...
Limpahkan rezki dan karuniaMu kepada meraka,,
Berikanlah mereka kesehatan,
Jauhkan mereka dari segala macam penyakit,termasuk penyakit hati ya Rabb..
Berilah kami umur yang panjang,,
Bimbing kami menuju jalan Ridho-Mu...
Jauhkan kami dari siksa api nerakaMu..
Wahai Dzat yang Maha membolak-balikkan hati...
Teguhkanlah hati kami di atas agamaMu.
dan Ingatkan kami untuk selalu istiqomah di jalanMu...
Amiiin..


