Sabtu, 11 Januari 2014

Jadikan ia sahabatmu . . .



Ketika kita ditanya tentang perihal seorang sahabat, pasti sederatan nama akan terucap di lisan kita, menyebut nama sahabat kita satu persatu si Fatimah, si Zahra, si Asma, si Anisa, dan nama sahabat2 yang lain. Sebenarnya arti dan sosok “sahabat ” itu gmna sih..? 

 

Sahabat... dia adalah teman curhat yang selalu ada bersama kita disaat dan dalam kondisi apapun,sedih, galau, susah, dan bahagia. Dia yang menegur dan mengingatkan ketika kita salah haluan, dia yang akan mngulurkan tangannya ketika kita membutuhkan pertolongan. Dia yang peka dengan kondisi kita. Sejatinya dia yang akan menopang dan memegang tangan kita ketika kita tertatih. Itulah gambaran seorang sahabat. 

 

Ukhti,maukah engkau ku beritahu siapa sahabat yang memiliki kriteria itu?

Dia seorang apoteker yang mampu meramu obat anti galaumu, dia juga seorang psikiater untuk segala masalahmu. Dia juga seorang guide, dia memiliki peta dan kompas yang akan menunjukkan kemana kamu harus melangkah. Ketika kau bersamanya kau akan merasa nyaman, mendamaikan, menentramkan jiwamu. Ketika kau marah dia mampu meredam emosimu. Dia seorang guru yang hebat, yang akan membuatmu cerdas dengan ilmu yang dimilikinya. Tapi siapakah dia..?
Dia bernama Al-qur’an
^_^

 

Al-qur’an adalah obat anti galau paling mujarab yang nggak dijual di apotek manapun di seantero jagad raya, yang gak ada istilah over dosis jika dikonsumsi setiap waktu. Malah disarankan lho yaa... :) Alqur’an juga yang akan meramaikan, menerangi ketika kamu berada di rumah sempit, sepi dan gelap itu. Rumah liang kuburmu esok.

Tanyakan ke pribadi kita masing2, adakah kita sering galau? Jika iya, maka bisa dipastikan kita kurang interaksi dengan al-quran. Tak dipungkiri, realitanya masyarakat kita saat ini, bahkan termasuk kita pribadi banyak yang meninggalkan al-quran. Al-qur’an dibaca sekali seminggu, hanya di malam jum’at dan surahnya itu2 aja, surah Yasiin. Lha, trus surah yang lain kapan dibacanya? #tepok jidat.

Atau bahkan al-qur’an hanya dibuka ketika ada keluarga yang meninggal dunia. Astagfirullah. Alqur’an itu untuk dibaca, diamalkan. Bukan pajangan yang melengkapi koleksi kitab di rak buku, bukan juga sebagai jimat yang tersimpan rapi di atas lemari untuk menangkal jin, syaitan dan sejenisnya.

Bagi seorang mukmin, interaksi dengan al-qur’an (membaca, mendengar, menghafal dan mengamalkan) adalah ciri2 mukmin yang bertakwa. Sebuah hadist meriwatkan bahwa :

Seseorang tidak ditanya tentang dirinya melainkan Al-Qur’an. Siapa yang mencintai Al-Qur’an berarti dia mencintai Allah dan Rasul-Nya (Ibn Mas’ud)

Pertanyaan untukku, dan untukmu, untuk kita semua :

Sudahkah kita berinteraksi dengan al-qur’an hari ini? 
Jika jawabannya belum, maka segera lakukan interaksi dan lakukan PeDeKaTe dengannya. Jika  jawabannya sudah, seberapakah dekatkah kita dengannya? Atau mungkin kita lebih dekat dengan diary (buku harian) kita? Berapa kali kau membuka alqur’an dalam sehari? Adakah 5 kali atau adakah kita menghabiskan satu halaman per hari?

 

Ukhti,akhi,,jadikan ia sahabatmu, sahabat paling dekat denganmu. Sungguh kau tidak akan rugi bersahabat dengannya, kau tidak akan rugi membersamainya dan jika kau habiskan waktumu bersamanya. Demi Allah,  sungguh kau tak akan rugi sedikitpun. Dia yang akan menolong dan meyelamatkan mu di hari pembalasan kelak.

 

***
Semoga tulisan ini bisa menjadi renungan untuk saya pribadi (yang menulis) dan yang membacanya. Tidak bermaksud menggurui, hanya ingin mengajak saudara2 ku untuk membenahi dan meningkatkan kualitas diri. Afwan dengan segala kekurangan dan ketidakruntutannya. Afwan jiddan jika ada kata2 yang menyinggung dan melukai, karena memang keterbatasan penulis yang tidak pandai meramu kata. Semoga bermanfaat :)

@fh

 

Kamis, 30 Agustus 2012

Andaikan saja dosa itu bau..


Seandainya orang lain tahu betapa banyak dosa yang pernah kita lakukan.Dosa dari telinga yang kita gunakan mendengar sesuatu yang tak selayaknya kita dengar. Dosa dari lisan yang tak pernah absen mengucapkan kata yang tidak bemanfaat, dosa dari pandangan yang tak pernah terjaga, dosa dari hati yang tidak luput dari iri & dengki, dosa dari kewajiban yang kita abaikan. Dosa dari amanah yang seringkali kita lalaikan. Mungkin mereka tidak akan mau berteman dengan kita, bahkan untuk kenal pun mereka enggan. Seandainya dosa itu berwujud, mungkin telah menggunung dan menjulang tinggi. Seandainya dosa itu mempunyai bau,betapa busuk bau yang di keluarkannya, masih adakah yang mau dekat dan berteman dengan kita? Seandainya mereka tahu betapa buruknya kita, masihkah mereka menghargai kita..?
Tapi itulah Allah yang Maha bijaksana. Maha pengasih dan Maha penyayangnya Allah. Sungguh baiknya Allah yang masih mau menutupi keburukan2 kita,sementara kita selalu menduakannya, masih asyik dengan segala amalan-amalan yang di larangNya. Masih terlena dengan nikmat yang di tawarkan dunia yang fana ini.Na’udzubillah...
“Kalau seandainya dosa-dosa itu memiliki bau,niascaya tidak akan ada manusia yang mau hidup bersama kita (Muhammad bin Wasi)”
Kita dihargai karena Allah masih menutupi keburukan2 kita, sungguh muda baginya untuk membuka walaupun kita mati-matian menutupinya” (Aa Gym)

***Semoga tulisan ini bisa menjadi renungan buat kita semua saudaraku, mari kita kurangi dan jauhi segala yang bisa menjebak kita ke hal2 yang berbau dosa dan mari kita berlomba-lomba menambah tabungan amal untuk kampung akhirat ..^_^ 



Rabu, 13 Juni 2012

Jilbab dalam kacamata Kesehatan

Berjilbab adalah kain yang digunakan untuk menutup aurat dan menjulur hingga menutupi dada.Berjilbab bagi wanita muslim adalah suatu kewajiban yang tidak bisa ditawar-tawar lagi.Yang namanya wajib berarti tidak ada alasan untuk meninggalkannya, jika tidak dilaksanakan maka hukumnya adalah berdosa.Setuju gak sahabat...??  Yang setuju angkat jempolnya dunkz..:)
Kewajiban seorang muslimah untuk berjilbab tertuang dalam firman Allah :

Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(Al-Ahzab : 59). 

Menurut penilaian kaum adam,perempuan berjilbab itu sungguh cantik,sopan,anggun dan mempesona.Jadi,jangan takut untuk berjilbab karena alasan susah dapat jodoh,kurang menarik,kuper,itu mah udah kagak jaman.Di buang jauh-jauh pemikiran seperti itu karena menyesatkan.

Nah,dibalik kewajiban berjilbab itu,ternyata jilbab mempunyai manfaat yang besar bagi kesehatan.Mau tau apa aja manfaatnya.?? Yuck kita simak bareng-bareng.

Wanita cenderung lebih besar risikonya dibanding pria untuk terkena skin cancer (kanker kulit) jika terlalu sering terkena pancaran sinar matahari yang banyak mengandung sinar UV (pada pukul 09.00-16.00). Dengan menutup aurat menggunakan jilbab/kerudung maka kulit dan rambut kita akan terjaga dan kemungkinan terkena kanker itu menjadi lebih kecil.Sahabat tau nggak kalo ternyata baju yang kita pakai itu mengandung SPF hampir sama dengan sunblock/sunscren.

Ada beberapa  manfaat berjilbab diantaranya :
  
Mencegah dari penyakit kulit .
Banyaknya penyakit kulit di sebabkan oleh sinar matahari yang secara langsung terkena kulit terutama sinar UV. Apa lagi pada saat ini telah banyaknya lapisan ozon yang berkurang mengakibatkan semakin banyaknya sinar UV yang masuk ke bumi. Lapisan ozon berfungsi menyerap semua sinar bergelombang pendek agar tidak mengenai bumi.

Sinar UV adalah sinar tak nampak yang merupakan bagian dari energi yang dipancarkan matahari. Sinar ini memiliki 3 panjang gelombang yang berbeda, yaitu; A,B,C. Panjang gelombang A berkisar 315-400 nm, gelombang jenis A menyebabkan kulit terbakar  setelah terkena sinar matahari dalam waktu yang lama. Panjang gelombang jenis B berkisar antara 280-315 nm, gelombang jenis B menyebabkan kanker kulit setelah terkena sinar matahari beberapa tahun. Panjang gelombang C berkisar 150-280 nm, sinar jenis C adalah gelombang sinar yang paling berbahaya dan mematikan. Sinar UV jenis C biasa di gunakan dalam sterilisasi karena kemapuannya membunuh bakteri dan virus.Sinar A dan B menyebabkan kanker kulit bagi manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Sinar A menembus kulit lebih dalam dari pada B, akan tetapi daya rusaknya lebih rendah. Sinar A merusak sebagian sel yang di kemudian hari menyebabkan kanker kulit. Sinar B menyebabkan kanker kulit secara langsung, karena daya rusaknya lebih besar dari A, terutama bagi mereka yang terlalu sering terkena sinar matahari secara langsung.

Jilbab mencegah kontak lansung antara kulit dan cahaya matahari sehingga kulit terlindung dari bahaya terkena matahari secara langsung. Secara ilmiah terbukti bahhwa terkena sinar matahari secara langsung dapat menyebabkan berbagai macam penyakit kulit yang berbahaya bagi manusia diantanya : terbakar karena sinar matahari,peradangan kulit luar karena matahari,gatal-gatal karena matahari,kulit sensitif terhadap matahari,dan kanker kulit

Mencegah penuaan dini.
Sinar matahari yang tampak (visible light,400-800 nm) tidak menimbulkan kerusakan, tapi di sebelahnya terdapat sinar infra merah (infra red=IR,1300-1700 nm) yang 40% bagiannya mencapai bumi dan berpengaruh terhadap proses photo aging (penuaan yang disebabkan sinar matahari). Pengaruh sinar matahari menahun/kronik juga dapat menyebabkan kerusakan kulit akibat efek fotobiologik sinar UV yang menghasilakn radikal bebas, akan menimbulkan kerusakan protein dan asam amino yang merupakan struktur utama kalogen dan elastis, kerusakan pembuluh darah kulit dan menimbulkan kelainan pigmentasi kulit. Usia secara berangsur-angsur akan menurunkan derajat kecantikan seorang wanita. Usia menyebabkan penumpukan pigmen di kulit tidak terdistribusi secara merata dan menyeluruh, melainkan timbul bercak-bercak. Semakin tinggi usia semakin cepat terjadinya akumulasi sel-sel mati di lapisan epidermis. Sehingga mengakibatkan perubahan pada kelenturan dan tekstur kulit yang mengakibatkan kekeringan, kekakuan, dan keriput-keriput di kulit Semua proses penuaan di atas dapat di percepat pada kulit yang sering terkena matahari secara langsung, termasuk polusi kiamiawi dalam atmosfer. Dengan berjilbab dapat mencegah penuaan secara dini karena melindungi kulit kita dari cahaya matahari, angin, polusi udara secara langsung.


Dan satu hal lagi yang perlu kita ketahui sahabat, berjilbab itu tidak membuat kita akan kekurangan sinar matahari dalam pembentukan vitamin D,karena ahli medis mengatakan bahwa yang membutuhkan sinar matahari dalam pembentukan vitamin D hanyalah tangan dan wajah saja.

Subhanallah ya,ternyata luar biasa manfaat jilbab itu sahabat.
Sungguh Allah Maha Tahu apa yang kita butuhkan dan apa yang terbaik untuk hambaNya.

Nah,,buat sahabat yang belum berjilbab,yuck sama-sama belajar untuk berjilbab dan memenuhi kewajibab kita sebagai seorang muslimah.Buat sahabat yang udah berjilbab,istiqomahlah dengan jilbab mu.

Allahu'alam.



Selasa, 12 Juni 2012

Jangan di Lepas Sayang...


Gadis A :”Mau kemana dek ?”
Gadis B :”Mau jalan-jalan Mbak...”
Gadis A :”emm.loh,mana jilbabnya..? ”
Gadis B :”Belum siap harus pakai jilbab setiap keluar, pakainya kalau ke kampus aja.toh percuma juga,kalo pakainya karena paksaan...”
Gadis A :”.....? “(geleng kepala)

Begitulah salah satu alasan yang sering  terdengar ketika kita menanyakan prihal jilbabnya yang masih belum tersingkap sempurna.Mungkin sebagian dari kita menganggap perkara jilbab sebagai suatu ibadah sunah yang bila dikerjakan mendapat pahala dan bila ditinggalkan tidak berdosa.Padahal kalau kita bercermin pada firman Allah surat al-Ahzab ayat 59 :
“ Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu,anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin,Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka.Yang demikian itu agar mereka lebih muda untuk dikenali,sehingga tidak diganggu.Dan Allah Maha Pengampun,Maha Penyayang .”

Sangat jelas bahwa perintah memakai jilbab adalah suatu kewajiban yang diperintahkan Allah melalui perantara Nabinya yang tertulis dalam KitabNya.Yang namanya “WAJIB” berarti tidak ada kata  “TIDAK SIAP” untuk melaksanakannya. Lagi-lagi alasan paksaan. Jilbab sama wajibnya dengan ibadah sholat 5 waktu. Jilbab bisa dianalogikan dengan sholat. Kalau saja orang tua kita tidak membiasakan kita atau mungkin memaksakan kita (ketika masih anak-anak, lagi bandel-bandelnya) untuk sholat,mungkin kita tidak akan sholat sampai sekarang kecuali orang yang telah faham akan perintah dan kewajiban sholat.
Ada seorang teman yang bilang begini,”saya akan berjilbab di usia segini, ketika sudah kerja.Kalau sekarang masih belum siap,terus koleksi baju lengan panjang dan rok pun hanya beberapa potong.Kasian juga tuh baju pendek,dan celana jins saya masih baru semua”.Astagfirullah,,(tepok jidat).
Pertanyaannya,siapakah yang bisa jamin kalau kita masih bernapas di usia itu..? Mungkin saja esok,hari ini,atau 5 menit lagi,bahkan 1 detik lagi kita telah is death.Lantas apa yang bisa kita lakukan kalau ajal telah datang...? Tidak ada.
Hanya penyesalan yang tersisa dan engkau berada dalam kerugian

**
Saudariku yang kucintai karena Allah,,,
Mari sama-sama belajar untuk berjilbab,komitmenlah dengan jilbabmu duhai Ukhti cantik dan Jangan Pernah di Lepas lagi Sayang...
Sungguh aku tak rela,mereka (yang tak halal bagimu) dengan bebas memandang,menikmati indahnya setiap lekukan tubuhmu.Kau begitu mahal dan berharga,makanya di tutup sayang.
Tidak akan rugi bila kau berjilbab,karena sungguh jilbabmu-lah yang akan menjagamu dari gangguan laki-laki yang tak bertanggung jawab dan kamu akan lebih dihargai.Engkau akan terlihat cantik,anggun dan mempesona dengan balutan jilbabmu.

Ukhti,,,
Jangan marah bila ada yang menegur kesalahanmu, bersyukurlah karena mereka peduli dan sayang padamu.^_^

“Teguran adalah ungkapan sayang yang sejati seorang saudara terhadap saudaranya yang terjebak dalam kesalahan. Cinta karena Allah, & benci pun karena Allah.
Kalau bukan karena cinta, mungkin ia tak akan pernah menegur”

“Seorang mukmin adalah cermin bagi mukmin lainnya.
Apabila melihat aib padanya, dia segera memperbaikinya.” (HR. Al-Bukhari).

Rabu, 18 Januari 2012

GERIMIS

Aku termenung sendiri di meja belajar yang menghadap ke jendela kaca.Dari jendela itu aku langsung bisa memantau keadaan di luar.Tapi mereka yang di luar tidak bisa melihatku.Kutatap langit yang begitu murung.Langit yang keliatan sedih.Tidak lama waktu berselang,Ada butiran-butiran air yang jatuh dari langit.Hujan gerimis mengguyur kota mataram.

"Gerimis-gerimis romantis"....
Julukan yang ku berikan ketika hujan gerimis turun.
Tapi tidak untuk hari ini.Mungkin lebih pas kalo "Hujan gerimis,hatiku pun iKut gerimis".
Ada yang berbeda denganku sore ini.Lebih sering ngelamun dan murung.Pikiranku melayang ke daerah seberang  nun jauh disana.Ke tempat dimana orang tuaku berada,di tanah kelahiranku.
Kuraih selembar foto ukuran 3R yang selalu ku selipkan di jurnalku.Foto yang ku bawa ketika petama kali ku menginjakkan kaki di kota ini.Di foto itu,ada gambar orang-orang yang ku sayangi.Ibuku,Bapakku,Kakakku dan bibi-bibiku.Mereka nampak bahagia.Foto dokumentasi wisuda kakakku.
Iya,mereka sedang tersenyum bahagia.Hatiku gerimis.
Tak terasa,ada bulir bening yang mengalir di pipiku.Aku kangen mereka.
Aku kangen senyum Ibuku,candaannya,ceritanya,belaiannya.Aku kangen semua tentang Ibu.
Bapakku,aku kangen pelukan bapakku ketika aku baru nyampe rumah pas libur kuliah.
Kakakku,aku kanget cerewetnya ketika cerita tentang murid-muridnya dan rekan-rekan gurunya.
Ah,,aKu sangat kangen.
Aku semakin tak dapat menahan isak tangisku.Dadaku sesak,,
Hati tak lagi gerimis,tapi air mataku semakin deras.
Tak ada yang dapat kulakukan untuk mereka disaat ini,hanya do'a yang bisa ku kirimkan untuk mereka keluargaku.
Rabbi...
Kutitipkan keluargaku,lindungi mereka dengan caraMu dari segala sesuatu yang buruk...
Limpahkan rezki dan karuniaMu kepada meraka,,
Berikanlah mereka kesehatan,
Jauhkan mereka dari segala macam penyakit,termasuk penyakit hati ya Rabb..
Berilah kami umur yang panjang,,
Bimbing kami menuju jalan Ridho-Mu...
Jauhkan kami dari siksa api nerakaMu..
Wahai Dzat yang Maha membolak-balikkan hati...
Teguhkanlah hati kami di atas agamaMu.
dan Ingatkan kami untuk selalu istiqomah di jalanMu...
Amiiin..